← Kembali
Berita 03 March 2026

CELEBRATE, CONNECT, CARE: NATALNYA ANAK SMP ISR!

CELEBRATE, CONNECT, CARE: NATALNYA ANAK SMP ISR!
Halo sobat ISR! Tidak terasa, kita sudah memasuki masa Natal. SMP Ignatius Slamet Riyadi juga
mengadakan event natal loh pada tanggal 8 Januari 2026 yang dihandle sama teman-teman
OSIS. Guys, Natal itu bukan sekadar perayaan tahunan saja, tetapi peristiwa iman luar biasa
bahwa Tuhan tidak tinggal jauh di langit yang tinggi, tetapi hadir secara nyata di tengah
kehidupan kita manusia.
Tema Natal tahun 2025 adalah “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Tema ini mengajak
kita semua berefleksi mengenai makna terdalam natal, bahwa Allah memilih lahir dalam sebuah
keluarga. Bukan di istana, bukan dalam kemegahan, melainkan dalam kesederhanaan keluarga
Nazareth. Dari sana kita belajar bahwa keluarga adalah tempat pertama keselamatan
bertumbuh - tempat cinta dipelajari, pengampunan dilatih, dan harapan dirawat.
Diawali dengan ibadat yang dipimpin oleh Mr. Thommy yang mengajak kita merenungkan
kehadiran Allah yang menyelamatkan bukan dengan kekuasaan, melainkan dengan kasih. Setiap
pribadi disadarkan bahwa keselamatan itu dimulai dari hati yang terbuka. Natal menjadi
undangan untuk membangun keluarga yang saling menerima, bukan menghakimi; saling
menguatkan, bukan menjatuhkan.
Setelah itu ada kata sambutan dari Ketua Panitia (Louisa - siswi kelas 8) dan Kepala SMP ISR (Ms.
Sisca). Louisa menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terbangun dalam proses
persiapan. Bagi Louisa, Natal bukan hanya hasil akhir acaranya saja, tetapi perjalanan kerja
sama, tanggung jawab, dan pelayanan. Ms. Sisca juga menegaskan bahwa sekolah adalah
keluarga besar dimana nilai keselamatan itu diterjemahkan dalam sikap: disiplin yang penuh
kasih, prestasi yang rendah hati, dan relasi yang menghargai martabat setiap orang. Natal bukan
hanya dirayakan, tetapi harus diwujudkan.
Kemeriahan semakin terasa saat lomba SCRIG (mencari hiasan Natal yang tersembunyi). Lomba
ini mengajarkan teman-teman SMP ISR bahwa mereka tidak hanya mencari hiasan saja, tetapi
juga belajar tentang makna pencarian itu sendiri. Ibarat manusia yang mencari Tuhan dalam
hidupnya, nah teman-teman SMP mencari simbol-simbol Natal yang tersembunyi. Seringkali
yang paling berharga tidak langsung terlihat, tetapi perlu dicari dengan ketekunan dan kerja
sama. Seperti terang Natal yang kadang tersembunyi di balik kesederhanaan, tetapi tetap
bersinar bagi mereka yang mau menemukannya.
Selain perlombaan, setiap kelas juga menampilkan kreativitas terbaiknya loh sesuai dengan
bakat yang dimiliki. Ada yang membuat drama musikal, menyanyikan lagu, tarian, dan
sebagainya yang menggambarkan sebuah kisah keselamatan. Bahkan ada yang mengaitkan
drama kelahiran Yesus dengan kritik terhadap kerusakan lingkungan di Sumatera yang mengajak
kita semua untuk melakukan pertobatan ekologis. Natal bukan lagi sekadar cerita lama, tetapi
dihadirkan kembali melalui bakat dan semangat generasi muda. Kreativitas menjadi bahasa
kasih yang mempersatukan. Keren banget kan anak SMP ISR!
Selain lomba SCRIG, ada juga lomba cerdas cermat dimana teman-teman SMP diberikan
pertanyaan dan saling rebut menjawab pertanyaan dengan menekan bel di tengah. Disini
teman-teman SMP diajak untuk mengenal lebih dalam makna kelahiran Kristus - bukan hanya
sekedar pengetahuan iman yang dihafal, tetapi untuk dimengerti dan dihidupi. Hal ini
dikarenakan, keselamatan tidak hanya menyentuh perasaan, tetapi juga membentuk
pemahaman dan cara berpikir. Disinilah teman-teman SMP diajak untuk memiliki iman dan akal
yang berjalan bersama. Ini yang menjadi tantangan krisis iman masa kini, bahwa kerapkali iman,
gagal dipahami dengan logika.
Sebagai penutup acara, teman-teman SMP ISR saling bertukar kado yang menjadi momen
penuh sukacita dan tak terlupakan. Sederhana, namun hangat. Kadonya mungkin kecil, tetapi
maknanya besar, bahwa Allah lebih dahulu memberi diri-Nya bagi manusia, maka setiap
pemberian kita adalah cerminan dari kasih-Nya. Inilah alasan mengapa teman-teman SMP
diminta membawa kado minimal seharga Rp. 35.000,- dengan kado yang bukan makanan,
bermanfaat bagi orang lain, layak dan pantas, serta bukan barang bekas.
Nah, itulah keseruan acara kami SMP Ignatius Slamet Riyadi. Acaranya bukan cuma kegiatan
saja, tetapi juga kita dilatih merasakan pengalaman iman bersama sebagai bagian dari
pendidikan karakter. Sekolah SMP ISR ini menjadi keluarga besar yang dipanggil untuk
menghadirkan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari melalui pendidikan akademis dan
pendidikan karakter yang baik. Apalagi di tengah situasi dunia yang sibuk dan bising, kegiatan ini
membuat kita sadar bahwa keselamatan dimulai dari relasi yang sederhana: mendengarkan,
memahami, dan mengasihi. Semoga makna ini tidak hanya berhenti saat perayaannya saja,
tetapi terus menyala dalam setiap ruang kelas, setiap percakapan, dan setiap langkah kehidupan
kita semua.
Selamat Natal. Semoga Damai Kristus tinggal dalam keluarga kita.