← Kembali
Berita 30 April 2026

Tobat Yuk, Guys! 🙏 Pengakuan Dosa di Sekolah Kompleks Ign. Slamet Riyadi, Karawang

Masa Prapaskah kembali hadir — dan bagi seluruh umat Katolik di penjuru dunia, ini bukan sekadar penanggalan liturgi biasa. Ini adalah undangan untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam diri, dan mempersiapkan hati menyambut perayaan terbesar iman Kristiani: Paskah Kebangkitan Tuhan Yesus.

Tobat Yuk, Guys! 🙏 Pengakuan Dosa di Sekolah Kompleks Ign. Slamet Riyadi, Karawang
Tobat Yuk, Guys! 🙏
Pengakuan Dosa di Sekolah Kompleks Ign. Slamet Riyadi, Karawang By: Mr. Thomy

Masa Prapaskah kembali hadir — dan bagi seluruh umat Katolik di penjuru dunia, ini bukan sekadar penanggalan liturgi biasa. Ini adalah undangan untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam diri, dan mempersiapkan hati menyambut perayaan terbesar iman Kristiani: Paskah Kebangkitan Tuhan Yesus.
Di masa penuh makna inilah umat Katolik menjalani laku pantang dan puasa — bukan sebagai beban, melainkan sebagai latihan rohani untuk lebih menguasai diri dari godaan duniawi. Dan yang paling istimewa: masa ini membuka pintu bagi setiap pribadi untuk berdamai dengan diri sendiri dan dengan Tuhan melalui Sakramen Tobat.
Sebagai sekolah swasta Katolik, Kompleks Ign. Slamet Riyadi Karawang mengambil peran nyata dalam mendampingi para siswanya menghidupi iman. Pada 26 Maret 2026, seluruh warga sekolah — dari jenjang SD, SMP, hingga SMA — beserta para guru, dikumpulkan dalam satu momen yang khidmat: Pengakuan Dosa bersama.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan Ibadat Tobat yang dipimpin oleh Fr. Linus, Frater TOP yang berkarya di Paroki St. Marinus, Resinda. Dengan penuh kesabaran dan kedalaman, Fr. Linus membimbing para siswa untuk memeriksa batin — sebuah proses jujur dan sungguh-sungguh untuk mengenali perbuatan salah yang telah dilakukan, sebelum akhirnya disampaikan dalam pengakuan di hadapan Romo.
Selepas ibadat, para guru yang bertugas sebagai panitia dengan sigap mengatur dan mengarahkan para siswa menuju dua Imam yang siap melayani:
Rd. Antonius Sulastijana
Romo Fredy, Pastor Rekan di Paroki GKR
Kedua imam ini dengan penuh dedikasi melayani sekitar 160 siswa-siswi beserta sejumlah guru — satu per satu, dengan penuh perhatian. Tak heran, pelayanan berlangsung cukup panjang, dari pukul 08.00 hingga 12.30 — sebuah bukti bahwa kedalaman iman tidak bisa tergesa-gesa.
Lebih dari sekadar ritual tahunan, kegiatan ini adalah investasi rohani bagi generasi muda Katolik. Harapannya sederhana namun kuat: kiranya setiap siswa yang telah menerima Sakramen Tobat ini melangkah lebih ringan, lebih siap, dan lebih pantas merayakan Paskah — lalu membawa semangat kebangkitan itu ke dalam keseharian mereka.
Karena Paskah bukan hanya dirayakan, Paskah harus dihidupi.
Kompleks Ign. Slamet Riyadi, Karawang — Maret 2026

Galeri Kegiatan

Klik foto untuk melihat ukuran penuh